Showing posts with label Andi Arsyil Rahman Putra. Show all posts
Showing posts with label Andi Arsyil Rahman Putra. Show all posts
Monday, September 8, 2014
Wednesday, January 15, 2014
Just Post (Created by @citraks17)
Sosok pemuda yang sukses di dunia entertaiment
dan usaha membuat ku ngefans sama dia. Sebut saja dia Arsyil Rahman. Awal mula
saya ngefans sama Arsyil, sejak dia main sinetron Tukang Bubur Naik Haji.
Sebelumnya saya tidak mengenal siapa itu Arsyil Rahman hehe:). Nah dari situ saya mulai mencari-cari
informasi tentang Arsyil Rahman. Ternyata dia adalah seorang aktor yang sukses
dan seorang penulis. Dia sudah menulis 3 buah buku diantaranya Life is Miracle,
Eurecle, dan Hope. Dia anak ke 5 dari 7 bersaudara. Dia terkenal keramahannya
serta baik hati. Dia juga tidak sombong. Arsyil adalah inspirator yang
menginspirasi banyak orang. Kata-kata motivasi nya membuat ku ingin menjalani
hidup yang lebih baik di masa yang akan datang. Saya ingin sekali bertemu
dengan Arsyil. Tetapi kapan saya bisa bertemu dengan dia? Mungkin saat ini
Allah belum mengijinkan saya untuk ketemu Arsyil. Insyaallah kalau Allah sudah
mengijinkan, saya akan bertemu dengan Arsyil. Jujur, kalau lihat Arsyil
tersenyum bikin aku salting haha:D. Pengen banget rasanya sharing sama Arsyil,
berbagi pengalaman yang pernah Arsyil alami:)
Semoga sukses di dunia entertaiment dan usahanya;) Selalu dukung kamu Arsyil:)
Wednesday, December 11, 2013
Tuesday, December 10, 2013
Wednesday, November 20, 2013
Thursday, November 14, 2013
Sekilas Tentang Andi Arsyil
Andi
Arsyil Rahman Putra, namanya mulai mencuat setelah memerankan tokoh Furqon di
Film dan Sinetron Ketika Cinta Bertasbih,
yang diangkat dari novel karya Habiburrahman El Shirazy. Putra kelima dari
tujuh bersaudara, dari pasangan Prof. Dr. Ir. H. Andi Rahman Mappangaja, MS.
dan Ibu Ir. Yusnidar Yusuf ini dilahirkan pada 15 September 1987. Semenjak
belia kecerdasannya sudah terlihat dari langganan juara kelas atau
prestasi-prestasi di berbagai lomba, seperti Juara III Lomba Fisika The Most Creative Student Award dan
Peserta Olimpiade Fisika kota Makassar.
Pengidola Albert Einstein ini masih menjadi
mahasiswa Jurusan Fisika di Universitas Hasanuddin, selain itu juga tercatat
sebagai mahasiswa Jurusan Ekonomi Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar
dan mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi STMIK Dipanegara Makassar. Kini
Arsyil tengah merampungkan dua skripsinya sekaligus, Ekonomi Manajemen dan
Teknologi Informasi.
Andi
Arsyil sempat bekerja sebagai model, menjadi Duta Pariwisata Kota Makassar
2007, Leader TPR (Telkomsel Personal Representative), dan
Duta Kawasaki. Dia juga Komisaris CV. Agri Mulia Lestari. Karena kesibukannya
dalam berbagai aktivitas, ibu dan teman-teman Arsyil menjulukinya Kutu Loncat.
Fakta lainnya, Arsyil juga seorang Kutu Buku. Dia tidak pernah membatasi tema
bacaannya. Buku-buku motivasi, sejarah, filsafat, sains, agama, seni, biografi
tokoh-tokoh, bahkan komik sekalipun dilahapnya.
Di
usianya yang baru menginjak 22 tahun, Arsyil sudah diundang sebagai motivator
dan inspirator oleh berbagai lembaga negara dan swasta, di institusi-institusi
pendidikan maupun kantor-kantor. Beberapa diantaranya adalah menjadi motivator
untuk para pengguna Narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional
(BNN), mengisi di Pengajian Ar-Rahman, atau di Lembaga Permasyarakatan.
Materi
yang sering disampaikannya adalah teori Mapping
Life. Sebuah teori perencanaan hidup menuju yang lebih berkualitas
dan produktif. Selain menyampaikannya di berbagai acara, Arsyil pun menulis dan
menyusunnya dalam buku berjudul Mapping
Life yang akan segera diterbitkan.
Dunia
kepenulisan mulai menarik perhatian Arsyil sejak melakukan shooting Film Ketika Cinta Bertasbih di Cairo, Mesir
(2008). Dia memandang bahwa hidup harus memiliki karya yang dapat diwariskan
dan diambil manfaatnya oleh orang lain, yang ia sebut Prasati Hidup. Salah satu
caranya adalah dengan cara menuliskannya.
Life is
Miracles ini adalah buku
pertamanya, ada beberapa buku yang tengah ia rampungkan diantaranya Mapping Life, Chicken Soup Al-Qur’an dan sebuah novel
Islami yang masih ia rahasiakan judulnya.
Andy Arsyil Rahman: Chaerul Umam Ajari Saya Akting dari Nol
Aktor Andi Arsyil Rahman mengaku sangat sedih
kehilangn sosok Chaerul Umam, bagi aktor muda yang namanya melambung lewat
film Ketika Cinta
Bertasbih dan Tukang Bubur Naik Haji ini sosok
Chaerul Umam sudah seperti Ayahnya sendiri.
"Saya
dekat banget sama beliau, kadang saya panggil dia Babe, karena beliau sudah
saya anggap seperti Ayah sendiri, beliau orang yang sangat baik dan
religius," kata Andi ditemui usai melayat Chaerul Umam di Duren Sawit,
Jakarta Selatan, Kamis (3/10).
Bagi
Andi sosok Chaerul Umam merupakan orang yang sangat berjasa.
"Saya
itu akting benar-benar dari nol, beliau yang ajarin saya dari gak bisa akting
sampai saya bisa akting, beliau itu gak sekedar sutradara tapi juga guru bagi
saya dan teman-teman sesama pemain film," kata Andi.
Andi
juga tak menyangka ketika mendapat kabar Chaerul Umam meninggal.
"Waktu
dikabari beliau meninggal jujur saya kaget, lemas, karena terakhir ketemu kami
masih bercanda, bagi saya rasanya tak akan kita temui lagi surtradara seperti
beliau," katanya.
Chairul
Umam meninggal di ruang ICU Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Kamis (3/10) pukul
15.18 WIB, setelah dirawat dua minggu akibat terkena serangan stroke.
Subscribe to:
Posts (Atom)