Showing posts with label Andi Arsyil Rahman Putra. Show all posts
Showing posts with label Andi Arsyil Rahman Putra. Show all posts

Wednesday, January 15, 2014

Andi Arsyil Rayakan Ulang Tahun Bersama Fans - Silet 6 September 2013

Keseruan Andi Arsyil Saat Memetik Pohon Kurma - Silet 25 Oktober 2013

Just Post (Created by @citraks17)


Sosok pemuda yang sukses di dunia entertaiment dan usaha membuat ku ngefans sama dia. Sebut saja dia Arsyil Rahman. Awal mula saya ngefans sama Arsyil, sejak dia main sinetron Tukang Bubur Naik Haji. Sebelumnya  saya tidak mengenal siapa itu Arsyil Rahman hehe:). Nah dari situ saya mulai mencari-cari informasi tentang Arsyil Rahman. Ternyata dia adalah seorang aktor yang sukses dan seorang penulis. Dia sudah menulis 3 buah buku diantaranya Life is Miracle, Eurecle, dan Hope. Dia anak ke 5 dari 7 bersaudara. Dia terkenal keramahannya serta baik hati. Dia juga tidak sombong. Arsyil adalah inspirator yang menginspirasi banyak orang. Kata-kata motivasi nya membuat ku ingin menjalani hidup yang lebih baik di masa yang akan datang. Saya ingin sekali bertemu dengan Arsyil. Tetapi kapan saya bisa bertemu dengan dia? Mungkin saat ini Allah belum mengijinkan saya untuk ketemu Arsyil. Insyaallah kalau Allah sudah mengijinkan, saya akan bertemu dengan Arsyil. Jujur, kalau lihat Arsyil tersenyum bikin aku salting haha:D. Pengen banget rasanya sharing sama Arsyil, berbagi pengalaman yang pernah Arsyil alami:) Semoga sukses di dunia entertaiment dan usahanya;) Selalu dukung kamu Arsyil:)

Kejutan Ulang tahun Andy Arsyil - Intens 16 September 2013

Andy Arsyil Sudah Ingin Segera Menikah? - Silet 15 Desember 2013

Andi Arsyil Buka Usaha Biro Perjalanan Haji - Silet 27 Desember 2013

Andi Arsyil Beri Kado Spesial Untuk Ibunda - Silet 2 Januari 2013

Andi Arsyil Tahun Baruan Bersama Keluarga - Silet 2 Januari 2013

Andy Arsyil Punya Konsep Lima Menit - Silet 7 Januari 2013

Andi Arsyil Jadi Motivator - Intens 08 Januari 2014

Thursday, November 14, 2013

Sekilas Tentang Andi Arsyil

 

Andi Arsyil Rahman Putra, namanya mulai mencuat setelah memerankan tokoh Furqon di Film dan Sinetron Ketika Cinta Bertasbih, yang diangkat dari novel karya Habiburrahman El Shirazy. Putra kelima dari tujuh bersaudara, dari pasangan Prof. Dr. Ir. H. Andi Rahman Mappangaja, MS. dan Ibu Ir. Yusnidar Yusuf ini dilahirkan pada 15 September 1987. Semenjak belia kecerdasannya sudah terlihat dari langganan juara kelas atau prestasi-prestasi di berbagai lomba, seperti Juara III Lomba Fisika The Most Creative Student Award dan Peserta Olimpiade Fisika kota Makassar.
Pengidola Albert Einstein ini masih menjadi mahasiswa Jurusan Fisika di Universitas Hasanuddin, selain itu juga tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Ekonomi Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar dan mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi STMIK Dipanegara Makassar. Kini Arsyil tengah merampungkan dua skripsinya sekaligus, Ekonomi Manajemen dan Teknologi Informasi.
Andi Arsyil sempat bekerja sebagai model, menjadi Duta Pariwisata Kota Makassar 2007, Leader TPR (Telkomsel Personal Representative), dan Duta Kawasaki. Dia juga Komisaris CV. Agri Mulia Lestari. Karena kesibukannya dalam berbagai aktivitas, ibu dan teman-teman Arsyil menjulukinya Kutu Loncat. Fakta lainnya, Arsyil juga seorang Kutu Buku. Dia tidak pernah membatasi tema bacaannya. Buku-buku motivasi, sejarah, filsafat, sains, agama, seni, biografi tokoh-tokoh, bahkan komik sekalipun dilahapnya.
Di usianya yang baru menginjak 22 tahun, Arsyil sudah diundang sebagai motivator dan inspirator oleh berbagai lembaga negara dan swasta, di institusi-institusi pendidikan maupun kantor-kantor. Beberapa diantaranya adalah menjadi motivator untuk para pengguna Narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), mengisi di Pengajian Ar-Rahman, atau di Lembaga Permasyarakatan.
Materi yang sering disampaikannya adalah teori Mapping Life. Sebuah teori perencanaan hidup menuju yang lebih berkualitas dan produktif. Selain menyampaikannya di berbagai acara, Arsyil pun menulis dan menyusunnya dalam buku berjudul Mapping Life yang akan segera diterbitkan.
Dunia kepenulisan mulai menarik perhatian Arsyil sejak melakukan shooting Film Ketika Cinta Bertasbih di Cairo, Mesir (2008). Dia memandang bahwa hidup harus memiliki karya yang dapat diwariskan dan diambil manfaatnya oleh orang lain, yang ia sebut Prasati Hidup. Salah satu caranya adalah dengan cara menuliskannya.
Life is Miracles ini adalah buku pertamanya, ada beberapa buku yang tengah ia rampungkan diantaranya Mapping Life, Chicken Soup Al-Qur’an dan sebuah novel Islami yang masih ia rahasiakan judulnya.

 

Andy Arsyil Rahman: Chaerul Umam Ajari Saya Akting dari Nol

 


Aktor Andi Arsyil Rahman mengaku sangat sedih kehilangn sosok Chaerul Umam, bagi aktor muda yang namanya melambung lewat film Ketika Cinta Bertasbih dan Tukang Bubur Naik Haji ini sosok Chaerul Umam sudah seperti Ayahnya sendiri.
"Saya dekat banget sama beliau, kadang saya panggil dia Babe, karena beliau sudah saya anggap seperti Ayah sendiri, beliau orang yang sangat baik dan religius," kata Andi ditemui usai melayat Chaerul Umam di Duren Sawit, Jakarta Selatan, Kamis (3/10).
Bagi Andi sosok Chaerul Umam merupakan orang yang sangat berjasa.
"Saya itu akting benar-benar dari nol, beliau yang ajarin saya dari gak bisa akting sampai saya bisa akting, beliau itu gak sekedar sutradara tapi juga guru bagi saya dan teman-teman sesama pemain film," kata Andi.
Andi juga tak menyangka ketika mendapat kabar Chaerul Umam meninggal.
"Waktu dikabari beliau meninggal jujur saya kaget, lemas, karena terakhir ketemu kami masih bercanda, bagi saya rasanya tak akan kita temui lagi surtradara seperti beliau," katanya.
Chairul Umam meninggal di ruang ICU Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Kamis (3/10) pukul 15.18 WIB, setelah dirawat dua minggu akibat terkena serangan stroke.